Dunia yang berbeda

 Dunia yang berbeda


Hari itu aku bertemu denganmu, aku masih ingat hari yang bagaikan mimpi itu...
Apakah itu hari yang indah?
Aku bangun dari kasurku dengan perasaan bahagia...

Saat aku bertemu denganmu, dunia terasa berbeda, apakah ini nyata?
Sejak hari itu, suasana hatiku mulai kehilangan kesuramannya...
Mengapa- tidak. Bagaimana semua ini terjadi?

Sejak aku bertemu denganmu, hari-hari terasa lebih berwarna.
Sejak aku bertemu denganmu, hidupku menjadi penuh kebahagiaan.
Aku ingin, terus bersama denganmu...
Apapun yang terjadi!

Tapi, mengapa sekarang kita berpisah?

Mengapa ya, ada pertemuan dan perpisahan?
Dulu, aku selalu bertanya begitu...
Akhirnya, aku mulai memahami.

"Apabila dua insan selalu bertemu, akan muncul rasa bosan, perpisahan akan mengobati kebosanan itu, selama perpisahan itu bersifat sementara, akan mengobati rasa bosan itu, dan akan makin menghargai pertemuan kembali dengan rasa rindu yang mendalam...

Bila perpisahan itu bersifat permanen, itu adalah tanda pengakhiran, memberi pelajaran bahwa kau harus menghargai tiap pertemuan. Tapi, apa yang tersisa? Hanya penyesalan."

-Entahlah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gelap, puisi dan penjelasannya (Edisi Revisi 31 Mei 2025)

Sekolah

Sebuah Pemikiran [EDISI 4] {Mengapa Mereka Disebut Penjahat?}