Membunuh perasaanku
Membunuh perasaanku Aku sudah selalu ingin membunuh perasaan itu, namun selalu kegagalan yang aku temui, tak ada ujungnya aku mencoba. Sampai akhirnya aku tersadar dan menyerah, andaikala saja aku bisa duduk dengan diam menatap keatas langit, ingin rasanya kuukirkan namamu disana. Namun apalah daya, kamu ingin menjauhiku, aku harus rela dengan keputusanmu itu. Aku hanya duduk terdiam di kamarku, menatap keatas langit sambil bertanya “Untuk apa dua orang dipertemukan?” Kemudian aku hanya termenung memikirkan skenario acak yang tak akan terwujud bersamamu. Aku ingin membunuh perasaanku, AKU INGIN MENGAKHIRINYA!!! ...